LUBUK LINGGAU, (Sumaterakito.com) – Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha bersama Ibu Bhayangkari Ariyanti Indra Arya Yudha beserta Kepala Dinas Kesehatan Erwin Armeidi rombongan mengunjungi lima anak yang terdampak stunting. Kelima anak tersebut berlokasi di Kelurahan Eka Marga, Kecamatan Lubuklinggau Selatan Dua, Kamis pagi (18/01/24).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha saat diwawancarai wartawan mengatakan, Alhamdulillah Hari ini saya bersama Ibu Bhayangkari beserta jajaran Polres Lubuklinggau bekerja sama dengan Pemerintah Kota Lubuklinggau dan Dinkes hadir langsung melihat anak yang terdampak Stunting.
” Upaya yang dilakukan pihak Polres Lubuklinggau dan pemerintah kota Lubuklinggau memberikan bahan pokok mengandung protein diantaranya telur, makanan ikan olahan, sayuran, buah-buahan, Beras dan yang paling terpenting adalah susu,”ungkap Kapolres.

Menurutnya, stunting ini adalah pertumbuhan yang agak sedikit lambat, mulai dari tinggi badan serta berat badan, namun bukan berarti tidak dapat diantisipasi dan diobati.
” Besar harapan kami jajaran Polres Lubuklinggau dan pemerintah kota bisa mengentaskan stunting ini dari generasi ke generasi nanti bisa menjadi kader kader bangsa yang berguna bagi bangsa dan negara,”ucap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, Hari ini ada lima titik yang kita kunjungi, semuanya ada di kelurahan Eka Marga.
” Harapan kita dari pemkot Lubuklinggau beserta bapak asuh stunting dan Forkopimda mempunyai anak asuh semua untuk diberikan perhatian khusus berkaitan dengan pengentasan stunting ini,”harap Kapolres.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau Erwin Armeidi saat dimintai komentarnya mengatakan, Hari ini kami dari pihak dinas kesehatan kota Lubuklinggau mendampingi bapak Kapolres Lubuklinggau selaku sebagai bapak asuh stunting, yang pertama ditinjau anak asuh beliau, kemudian ada tambahan hasil penyisiran sebanyak tiga orang yang belum ada bapak asuhnya, total keseluruhan yang kita kunjungi hari ini sebanyak lima anak.
” Kedepannya bapak Pj Walikota sudah merencanakan akan membagi anak stunting yang belum punya bapak asuh. rencananya akan kita ajak dari pihak perbankan sehingga anak yang terdampak stunting di lubuklinggau bisa terselesaikan,”ungkap Erwin sapaan akrabnya.

Lanjut Erwin menjelaskan, Untuk sekarang jumlah anak yang terdampak stunting di kota lubuklinggau berjumlah 225 orang, yang sudah lepas sebanyak 19 orang dengan rincian 10 orang di bulan November, 9 orang di bulan Desember 2023.
” Harapan kita sisanya akan kita upayakan semoga anak yang terdampak stunting bisa kita atasi dengan cara setiap bulannya akan kita tingkatkan pencapaian sasarannya,”tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Pejabat Utama Polres Lubuklinggau, Ketua Bhayangkari Cabang Lubuklinggau Ny. Ariyanti Indra Arya Yudha, Kadinkes, Sekcam, Lurah dan RT setempat.

Ditempat yang sama Ranaita Ibu dari Rafaiza (21 bulan) warga kelurahan Eka Marg saat dimintai komentarnya mengatakan, Saya beserta keluarga mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolres beserta jajaran dan pemerintah kota lubuklinggau atas perhatian dan bantuannya kepada anak saya yang telah memberikan asupan gizi, semoga kedepannya semoga anak saya ini tidak lagi terdampak stunting.

”Harapan saya, Semoga dari pihak pemerintah kota lubuklinggau terus memperhatikan dan memberikan bantuan asupan gizi bagi anak-anak yang terdampak stunting”, ungkap Ranaita. (Is*SK.com)